Telur
Lokasi : Dekat luka dan orifisium
Koleksi Hidup :
Simpan setengah dari sampel
untuk keperluan identifikasi nanti letak dalam vial diatas potongan hati sapi dan tutup
menggunakan 2 lapis handuk dan ikat menggunakan karet pengikat. Tulis pada vial tempat dan waktu pengambilan
sampel.
Koleksi cadangan : Simpan setengah sampel pada vial dengan ethanol 75-90%
atau isopropil
alkohol 50% dengan
segera setelah pengambilan sampel.
Tulis pada vial
tempat dan waktu pengambilan sampel.Kumpulkan sampel secara terpisah dengan cara mengambil
dari beberapa area observasi dan catat waktu menetasnya telur. Telur
menjadi bukti yang tidak
penting jika sudah didapatkan belatung.
Catatan.
Feeding larvae :
Pada tubuh, luka atau
orifisium dapat ditemukan pada konsentrasi
belatung dapat ditemukan diseluruh tubuh
Koleksi hidup : Sama seperti telur, jika memungkinkan, taruh larva
pada air panas dengan cepat sebelum ditaruh pada alkohol.
Koleksi
cadangan : Ambil sampel sebanyak
100 – 200, ambil dari beberapa tempat berbeda dan
simpan terpisah, ambil menggunakan forcep
tumpul, kuas kecil
atau spatula. Jangan menaruh larva
berlebihan pada 1 vial.
Prepupal nonfeeding larvae
Lokasi :
Pada tanah, rambut, baju,
benda yang membungkus jasad.
Koleksi hidup : Sama seperti telur dan feeding larvae.
Koleksi cadangan : Sama seperti feeding larvae.
Catatan : Tidak
memerlukan makanan
Pupae
Lokasi :
Sama seperti prepupal
dan nonfeeding larvae.
Simpan pada vial
dengan sedikit potongan
handuk yang lembab untuk
mencegah kerusakan, tutup menggunakan handuk
kering dan ikat dengan karet pengikat, tidak perlu memberikan makanan.
Pupae bewarna coklat gelap dan sering ditemukan jauh dari
jasad, seringkali terlihat seperti bagian dari tanaman. Dapat berukuran sangat
kecil dari milimeter
hingga 1,5 sentimeter.
Koleksi hidup
Catatan
Puparia atau kantung pupa
Lokasi : Sama seperti pupae dan nonfeeding larvae.
Koleksi hidup : Tidak ada, kantung pupa tidak hidup
Koleksi cadangan :
Simpan dalam keadaan kering
pada vial, gunakan handuk sebagai
bantal untuk puparia
dalam vial, tutup menggunakan tutup vial. Kantung pupa
menandakan bahwa siklus
hidup sudah lengkap.Diseluruh bagian
jasad. Ambil menggunakan
kuas kecil yang basah.Simpan pada vial, tidak memerlukan
udara. Jangan simpan jika sayap masih
terlipat; taruh pada vial kering dan biarkan mongering, beri tanda
sebagai lalat yang baru menetas.
Catatan : Berguna jika
baru saja menetas
Lalat jenis lain
Lokasi Lokasi :
Diseluruh bagian jasad, mungkin ditemukan pada baju dan persendian. Gunakan jaring atau kuas kecil
yang basah
Koleksi dewasa
Dapat disimpan
di dalam vial
dan tetap hidup tidak memerlukan
udara. Simpan dan jaga agar tetap
hidup dalam vial
dengan potongan handuk basah. Simpan sebagian dalam alkohol. Semua pupa
sebaiknya disimpan dalam keadaan hidup. Simpan dan jaga agar tetap
hidup dalam vial
dengan potongan handuk basah. Simpan sebagian dalam alkohol. Semua pupa
sebaiknya disimpan dalam keadaan hidup.
Koleksi imatur :
Catatan :
Serangga yang dewasa dan
imatur sangat penting
Beetles
Lokasi :
Dimana saja, dibawah jasad,
disekitar jasad atau di baju.
Ambil menggunakan
jaring atau kuas kecil yang basah.
Koleksi dewasa :
Dapat disimpan
dalam keadaan hidup
atau taruh dalam alkohol.
Koleksi imatur : Simpan dalam keadaan
hidup dengan handuk
basah simpan per individu karena beetles punya sifat kanibalisme. Simpan sebagian
dalam alkohol. Setiap
pupa sebaiknya disimpan dalam keadaan hidup.
Catatan : Serangga
dewasa dan imatur
sangatlah penting, kedua – duanya
bergerak dengan cepat.
Kulit larva dan
kantung pupa sebaiknya juga disimpan.
Sampel tanah
Serangga tanah
dan hewan tidak
bertulang belakang sebaiknya tidak usah disingkirkan. Sample tanah dikumpulkan
dan dibawa ke laboratotium.
Ambil sebanyak
kurang lebih 4 gelas. Taruh pada kaleng yang ukurannya 2 kali dari sampel.
Sampel tanah biasanya diperiksa entomologis di laboratorium.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar