Selasa, 04 November 2014

Menentukan apakah jasad dipindahkan


Pada keadaan tertentu, serangga dapat digunakan untuk menentukan hal – hal   selain   waktu   kematian   minimal.   Salah   satunya   adalah   untuk   menentukan apakah   setelah   kematian   jasad   dipindahkan   atau   tidak.  Tempat   dimana   tubuh korban ditemukan  tidak selalu  menunjukkan  tempat  dia mati, seringnya tubuh dipindahkan dari tempat awal dari kejadian kriminal.  Sebagai contoh, seseorang dibunuh  suatu  tempat,  kemudian  jasadnya  dipindahkan   ke  tempat   lain  dengan maksud untuk disembunyikan. Segera setelah kematian, serangga yang berada di tempat itu akan hinggap di luka – luka atau di orifisium yang ada pada jasad dan berkoloni. Ketika jasad tersebut dibawa ke tempat baru maka serangga serangga dari tempat lokasi pembunuhan terbawa ke tempat baru.
Serangga   dan   spesies   hewan   tidak   bertulang   belakang   yang memakan tubuh korban yang berada di dalam tanah berbeda dengan yang di lingkungan terbuka. Perbedaan binatang ini juga menjadi dasar untuk menentukkan apakah korban telah dikuburkan sejak awal kematian atau berada di lingkungan terbuka sebelum dikuburkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar